Thursday, 8 October 2026
Nasional

Kontras Drastis: Usai Nobar Piala Dunia Subuh-subuh, Kantor Bupati Lombok Barat Disegel KPK

Aksi nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Lombok Barat berakhir dengan kejutan pahit. Hanya berselang beberapa jam setelah Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), dan jajaran pejabat lainnya mengikuti keseruan laga antara Spanyol dan Argentina pada Senin subuh (20/7), tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung bergerak melakukan penyegelan di kantor tersebut.

Komisi antirasuah tersebut menyasar dua titik krusial di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat. Selain ruang kerja Bupati LAZ, penyegelan juga dilakukan di ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP), Lalu Ratnawo. Garis pembatas berwarna merah-hitam dengan tulisan ‘Dilarang melewati garis batas’ tampak terpasang rapat di pintu ruang kerja orang nomor satu di Lombok Barat tersebut sejak pagi hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat, Akhmad Saikhu, mengaku terkejut saat mendapati situasi tersebut setibanya di kantor. Ia mengonfirmasi bahwa sebelum penyegelan terjadi, dirinya bersama Bupati LAZ dan sejumlah pejabat lainnya masih berada di lapangan untuk menyaksikan pertandingan bola tersebut hingga dini hari. Saikhu menyatakan belum bisa memberikan penjelasan mendalam mengenai alasan di balik tindakan tegas KPK tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, penyegelan mulai dilakukan sekitar pukul 07.30 Wita. Hingga Senin siang, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK maupun Pemkab Lombok Barat terkait kasus yang memicu penyegelan ruang kerja pejabat utama tersebut. Saat proses penyegelan berlangsung, Bupati LAZ dilaporkan tidak sedang berada di kantor.